Sejarah Perkembangan Bahasa Pemrograman C++

Bahasa Pemrograman C++ merupakan bahasa pemrograman komputer tingkat tinggi perluasan dan penyempurnaan dari bahasa C yang mendukung Object Oriented Programming (OOP). Bahasa Pemrograman C++ dibuat oleh Bjarne Stroustrup pada tahun 1980 dengan nama awal yaitu “C with Classes” atau C dengan Kelas dan kemudian nama tersebut diubah menjadi C++ pada tahun 1983.

Pengembangan bahasa pemrograman ini bermula dari Bjarne Stroustrup melakukan pekerjaannya untuk tesis Ph.D miliknya dengan bahasa simula yang sesuai dengan namanya yaitu sebuah bahasa yang dirancang khusus untuk melakukan simulasi. Bahasa Simula 67 merupakan bahasa yang digunakan oleh Stroustrup karena dianggap mendukung paradigma pemrograman berorientasi objek. Stroustrup menemukan bahwa paradigma ini sangat berguna untuk pengembangan perangkat lunak, namun menurutnya bahasa Simula terlalu lambat untuk penggunaan praktis.

Berdasarkan hal tersebut ia mulai mengembangkan bahasa yang disebut “C dengan Kelas” dimana hal ini dimaksudkan untuk menjadikan bahasa tersebut superset dari bahasa C. Stroustrup bertujuan untuk menambahkan pemrograman berorientasi objek ke dalam bahasa pemrograman C tersebut, hal ini dikarenakan bahasa pemrograman C merupakan bahasa yang dihormati karena portabilitasnya tanpa mengorbankan kecepatan atau fungsionalitas tingkat rendah. Bahasa C dengan Kelas yang dikembangkan oleh Stroustrup ini menggunakan compiler Cfront dimana compiler tersebut merupakan compiler C dengan Kelas pertama yang dikembangkan oleh Bjarne Stroustrup di AT&T Bell Labs.

Barulah pada tahun 1983, Stroustrup mengubah nama bahasa C dengan Kelas menjadi C++. Operator ++ dalam bahasa C adalah operator untuk menambah variabel, yang memberikan beberapa wawasan tentang bagaimana Stroustrup memandang bahasa tersebut. Pada kurun waktu ini banyak fitur yang ditambahkan oleh Stroustrup dimana yang paling menonjol adalah fungsi virtual, fungsi overloading, referensi dengan & simbol, kata kunci const, dan komentar satu baris menggunakan dua garis miring.

Pada tahun 1985, Stroustrup membuat buku referensi yang berjudul “The C++ Programming Language”. Di tahun yang sama juga bahasa pemrograman C++ diimplementasikan sebagai produk komersial. Dikarenakan bahasa ini belum distandarisasi maka buku referensi yang dibuat oleh Stroustrup memiliki peranan yang sangat penting. Barulah pada tahun 1989 bahasa ini diperbaharui lagi dengan menambahkan Protected dan Static member, serta Inheritance.

Pada tahun 1990, buku manual dengan judul “The Annotated C ++ Reference” dirilis. kemudian pada tahun yang sama Turbo C++ compiler dari Borland dirilis sebagai produk komersial. Turbo C++ menambahkan sejumlah besar library tambahan yang akan berdampak besar pada pengembangan C++. Meskipun rilis stabil terakhir Turbo C++ adalah pada tahun 2006, hingga saat ini kompiler tersebut masih banyak digunakan.

Pada tahun 1998, The C++ Standards Commitee menerbitkan Standar Internasional pertama untuk C++ yaitu ISO/IEC 14882:1998, dimana standar ini disebut juga sebagai C++98. “The Annotated C++ Reference Manual” dikatakan memiliki pengaruh besar dalam pengembangan standar tersebut bersama dengan The Standard Template Library yang telah memulai konsep pengembangannya pada tahun 1979. Pada tahun 2003 The committee meresepon permasalahan yang dilaporkan terhadap standar 1998 mereka dan menindaklanjutinya dengan melakukan revisi terhadap permasalahan tersebut. Dan hasil revisi itu mengubah istilah C++98 menjadi C++03.

Pada tahun 2005, The C++ Standards Committee merilis laporan teknis yang disebut TR1 dengan merinci berbagai fitur yang mereka rencanakan untuk ditambahkan ke standar C++ terbaru. Standar baru ini secara informal disebut C++0x karena diharapkan akan dirilis sebelum akhir dekade pertama. Ironisnya, bagaimanapun, standar baru tidak akan dirilis sampai pertengahan 2011. Beberapa laporan teknis dirilis hingga saat itu, dan beberapa kompiler mulai menambahkan dukungan eksperimental untuk fitur-fitur baru tersebut.

Pada pertengahan 2011, standar C++ baru yang disebut juga C++11 telah selesai. The Boost library project membuat dampak yang cukup besar pada standar baru, dan beberapa modul baru diturunkan langsung dari Boost libraries yang sesuai. Beberapa fitur baru termasuk dukungan regular expression, randomization library yang komprehensif, C++ time library yang baru, dukungan atomik, standard threading library, sintaks for loop baru yang menyediakan fungsionalitas yang mirip dengan loop foreach dalam bahasa tertentu lainnya, keyword otomatis, container classes yang baru, dukungan yang lebih baik untuk inisialisasi array, dan variadic templates.

Source : cplusplus.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *